Filosofi Pensil

pencil
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat: “Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? Atau tentang aku?”

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, “Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti.”

Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

“Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya,” ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”

“Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.” Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

“Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya” .

“Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.

“Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.”

“Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu.”

“Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”. (Paulo Coelho).

Sumber http://blogberita.net/

Aktivasi Otak Anak dan Grand Design Dajjal

aktivasi
Nama anak laki-laki itu Robert Duncan O’Finioan. Lahir pada tahun 1960 di kota kecil negara bagian Kentucky, Amerika Serikat. Tidak seperti anak-anak lainnya yang menghabiskan masa kanak-kanaknya yang indah, penuh permainan, dan canda tawa; sejak berusia lima tahun Robert telah direkrut CIA—tentunya secara rahasia—untuk dipersiapkan menjadi bagian dari apa yang dikemudian hari disebut sebagai proyek MK-Ultra. Ironisnya, hal ini bermula dari kedua orangtua Robert sendiri.
Kisahnya berawal dari berdirinya satu lembaga semacam aktivasi otak tengah di dekat rumahnya di Kentucky. Saat melintas di tempat itu, orangtua Robert melihat banyak sekali anak-anak kecil berusia antara lima hingga duabelas tahun bermain di sana. Merasa tertarik, kedua orangtua Robert akhirnya membawa Robert dan mendaftarkan anaknya itu untuk bisa ikut serta di dalam pelatihan di lembaga tersebut.
Di hari pertama, sang instruktur dengan sangat manis dan lemah lembut bertanya pada Robert kecil, apakah dia ingin bermain seperti anak-anak lainnya? Dengan mata berbinar-binar Robert menganggukkan kepalanya. Sang orangtua tentu saja gembira. Dengan suka rela mereka menyerahkan anaknya kepada instruktur tersebut yang segera memboyong anak tersebut ke dalam ruangan tertutup. Kedua orangtua Robert kembali ke rumah, meninggalkan Robert kecil masuk ke dalam ruangan didampingi sang instruktur yang baru saja dikenalnya.
Di dalam ruangan telah ada sejumlah anak seusianya sedang asyik menulis atau menggambar sesuatu. Sang instruktur kemudian memberikan Robert beberapa helai kertas dan juga pensil berwarna dan meminta anak itu untuk menggambar apa pun yang dikehendaki. Robert pun mulai menggambari kertas putih tersebut. Sang instruktur berjalan mondar-mandir di antara meja dan kursi yang penuh berisi anak-anak kecil.
Robert Duncan dan puluhan anak kecil yang ada di ruangan tersebut, termasuk para orangtuanya, tidak menyadari jika sang instruktur ternyata seorang spesialis Brain Programming yang dengan kekuatan pikirannya mampu mempengaruhi otak orang lain, terlebih anak-anak. Sambil berkeliling ruangan, sang instruktur berusaha menjadikan otaknya sebagai transmiter atau pemancar yang memancarkan gambaran beberapa struktur bangunan sederhana, seperti lingkaran, segitiga, dan persegi empat, dan menyebarkan gambaran itu ke seluruh ruangan agar bisa ditangkap oleh anak-anak tersebut.
Dengan bahasa sederhana, sang instruktur mengirimkan sugesti kepada anak-anak di seluruh ruangan itu, untuk menggambarkan apa yang ada di dalam benaknya. Dia lalu berkeliling ruangan untuk mengamati siapa saja di antara anak-anak itu yang dapat menangkap pesannya dan siapa yang tidak. Robert ternyata mampu menangkap pesan itu. Sebab itu, Robert dan beberapa anak yang berbakat lainnya dipilih dan dimasukkan ke dalam sesi pelatihan khusus tanpa sepengetahuan orangtua mereka.
Di kemudian hari, apa yang dilakukan sang instruktur ini diketahui sebagai “Talent Project”, yang merupakan salah satu bagian dari proyek besar bernama MK-Ultra.
Anak-anak yang terpilih kemudian dilatih secara khusus sehingga mereka tidak saja memiliki dua kepribadian, bahkan empat kepribadian, multiple personality. Setiap anak diberikan satu anchor atau kata kunci, berupa kata, gambar, atau bunyi tertentu, di mana setiap anchor akan mengaktifkan kepribadian atau peran tertentu yang harus dilakukan sang anak. Robert Duncan O’Finioan saat itu disiapkan secara khusus bersama anak-anak berbakat lainya untuk dijadikan tentara masa depan, yang bisa diaktifkan user-nya kapan pun dibutuhkan.

Mereka melewati berbagai proyek percontohan seperti Talent Project yang merupakan operasi rahasia untuk menemukan anak-anak yang berbakat khusus, lalu Phoenix Project—kelanjutan Talent Project yang akan menciptakan anak-anak berbakat khusus itu untuk menjadi unit tempur spesial yang mampu memukul musuh dan bahkan membunuhnya dengan cara-cara yang tidak lazim, dan kemudian Ultimate Warrior Project sebagai tahap terakhir dimana semua anak yang telah lulus melewati rangkaian seleksi akan dijadikan Tentara Super yang memiliki kemampuan supranatural.
Semua proyek bersifat rahasia. Bahkan di dalam internal CIA sendiri, hanya beberapa orang petinggi yang mengetahuinya.
Salah satu operasi milier yang pernah diikuti oleh Robert Duncan ketika masih berusia 13 tahun adalah menolong satu kompi pasukan reguler Amerika yang terkepung di Kamboja tahun 1970-an. Dalam satu operasi hitam (Black Operation), Robert bersama sebelas anak lainnya berusia 7-12 tahun diterjunkan dari helikopter. Begitu mereka diturnkan dari helikopter, peluru musuh berdesingan, namun ajaib, tak satu pun yang terkena.
Dipimpin Robert Duncan, mereka membentuk formasi setengah lingkaran lalu secara serentak mengangkat tangan ke atas. Terlihat cahaya menyilaukan dari tangan mereka seperti lampu blitz. Pada saat itu juga semua musuh mati bergelimpangan, dan tentara AS pun selamat. Ini kisah seperti kisah fiktif. Namun beberapa sumber mengatakan jika hal ini adalah benar adanya. Kalau pun tidak dirilis secara umum, karena ini menyangkut satu test-case bagi proyek rahasia.
Kisah nyata tentang Robert Duncan O’Finioan bisa kita lihat disitus pribadinya  www.duncanofinioan.com). Kisah Duncan juga disinggung secara panjang lebar dalam buku yang ditulis Richard Claproth, Ph.D, seorang praktisi Hipnoterapi dan Pakar Past Life Regression, berjudul “Dahsyatnya Bahaya Aktivasi Otak Tengah: Menguak Kontroversi Aktivasi Otak Tengah & Hipnosis Massal Secara Investigatif” (2010).
Di Indonesia, lembaga-lembaga pelatihan, aktivasi, optimalisasi, atau apa pun namanya yang menawarkan ‘anak bisa jenius dalam waktu singkat’ beberapa tahun belakangan ini tumbuh bagai jamur di musim hujan. Biayanya pun mencapai jutaan rupiah. Jika kita mencermati sistem dan strategi pelatihannya, semuanya mirip dengan apa yang telah Robert alami dahulu. Apakah fenomena ini terkait dengan Mind Controlling atau Mind Programming yang memang telah diteliti dan dikembangkan CIA sejak era Perang Dunia II? Apakah ini merupakan salah satu bagian dari konspirasi mereka dalam mempersiapkan prajurit-prajurit masa depan untuk menyongsong kedatangan Dajjal di akhir zaman?
Mewaspadai Bisnis Aktivasi Otak
Sebut saja dia sebagai Fulan. Dua anaknya masih bersekolah di sebuah sekolah dasar swasta. Tiap pergi dan pulang kerja, Fulan selalu melewati jalan yang sama. Awalnya Fulan tidak memperdulikan sebuah spanduk berwarna kuning yang selalu digantung di depan sebuah ruko di tepi jalan. Namun suatu sore, ketika jalan yang dilaluinya macet, Fulan tanpa sengaja membaca spanduk itu. Tiba-tiba dia tertarik. Spanduk itu menawarkan sebuah program yang mengklaim mampu untuk membuat anak jenius dalam waktu singkat. Awalnya Fulan ragu, namun tulisan “Garansi Sampai Bisa” membuatnya tergoda untuk mampir ke ruko tersebut. Fulan pun membelokkan kendaraannya ke parkiran ruko itu untuk mencari tahu apa saja yang ada di dalam pelatihan tersebut.
Seorang ibu dengan ramah menerimanya. Kepada Fulan, ibu tersebut menyatakan jika lembaganya merupakan lembaga aktivasi otak anak yang dapat membuat anak menjadi jenius dalam jangka waktu singkat, hanya dalam hitungan hari. Untuk lebih meyakinkan Fulan, sang ibu tersebut memanggil seorang anak perempuan, sebut saja Jane, kelas enam sekolah dasar.
Di depan Fulan, ibu tersebut menutup kedua mata Jane dengan Blindfold, sebuah penutup mata yang terbuat dari kain yang diikat tali di kedua sisinya. Lalu setelah matanya ditutup , ibu tersebut menyodorkan sebuah bahan bacaan. Ternyata walau dengan mata tertutup, Jane mampu membacanya dengan lancar. Bukan itu saja, Jane juga mampu memilih bola dari dalam keranjang besar, sesuai dengan warna yang disebutkan ibu tadi, lalu Jane juga mampu menyebutkan warna-warna bola yang ada, kemudian Jane pun disuruh mewarnai sebuah gambar—masih dengan mata tertutup—dan berhasil.
Fulan tentu saja takjub. Dia tidak habis mengerti bagaimana anak sekecil Jane bisa memiliki “keistimewaan” tersebut.
“Setelah mengikuti semua pelatihan kami, semua anak bisa seperti Jane,” ujar ibu itu setengah berpromosi tanpa lupa menyebutkan jika lembaganya berkomitmen semua anak akan bisa menjadi jenius dengan garansi sampai bisanya. “Jika setelah ikut pelatihan anak bapak belum optimal seperti Jane, kami membuka kelas remedial dan anak bapak bisa terus mengikuti kelas ini sampai berhasil. Kami menggaransi anak bapak sampai bisa dan semuanya gratis.”
Tanpa berpikir panjang, Fulan yang memang ingin membuat anaknya secerdas Einstein—jika bisa, tentu saja—mendaftarkan salah satu anaknya ikut pelatihan tersebut. Walau untuk itu dia harus merogoh kocek dalam-dalam karena pelatihan yang hanya beberapa hari itu ternyata biayanya mahal, mencapai angka jutaan rupiah.
“Untuk masa depan anak, apa pun akan aku lakukan,” ujar Fulan di dalam hati. Tadinya Fulan ingin mendaftarkan kedua anaknya secara bersamaan, namun keterbatasan dana membuatnya harus memilih prioritas. “Biarlah si kecil nanti menyusul”
Maka anak paling tua Fulan yang sudah kelas enam pun ikut serta dalam pelatihan tersebut. Beberapa hari kemudian, pelatihan dinyatakan selesai. Anak Fulan ternyata belum bisa membedakan warna bola dan membaca dengan mata tertutup, padahal beberapa anak lainnya tampak bisa melakukan itu.
“Tenang Pak, anak bapak bisa mengikuti remedial sampai bisa. Gratis. Tempatnya di sini juga…,” ujar ibu tadi. Fulan yang tadinya ingin protes sekarang hanya bisa menggerutu. Ekspektasinya ternyata terlalu tinggi terhadap lembaga tersebut.
Suatu waktu, Fulan menceritakan hal tersebut kepada teman kerjanya. Tak disangka, temannya ini memiliki pengalaman serupa. Dia bilang jika instruktur lembaga tersebut mengatakan kepadanya bahwa anaknya kurang konsentrasi sehingga anaknya tidak optimal di dalam pelatihan.
“Sampai sekarang, walau sudah mengikuti remedial enam bulan, anak saya masih saja tidak bisa membaca dengan mata tertutup. Saya jadi lelah sendiri, akhirnya saya hentikan saja tanpa hasil,” ujarnya seraya mengatakan jika embel-embel “Garansi Sampai Bisa” hanya sebagai tipuan promosi saja. Tidak lebih.
Perasaan senasib sepenanggungan ternyata membawa Fulan dan kawannya tersebut ke sebuah komunitas korban lembaga aktivasi otak. Di dalam komunitas tersebut mereka berbagi kisah tentang penipuan yang dilakukan lembaga-lembaga aktivasi otak yang banyak bermunculan di Indonesia. Ada yang mengaku setelah anaknya ikut dalam pelatihan, ternyata dia bisa melihat dimensi lain alias melihat mahluk ghaib yang menakutkan, ada yang anaknya gagal membaca dengan mata tertutup menjadi depresi karena malu dengan teman-temannya, dan lain sebagainya.
*
Kisah si Fulan dan para orangtua lainnya seperti di atas merupakan kisah nyata. Mereka tertipu oleh promosi yang dilakukan banyak lembaga aktivasi otak yang dilakukan secara gencar, terdengar amat menjanjikan dan meyakinkan, namun ternyata malah menjadikan anak-anak mereka sebagai “kelinci percobaan”. Richard Claproth, Ph.D, di dalam bukunya “Dahsyatnya Bahaya Aktivasi Otak Tengah” (2010) memaparkan ciri-ciri kegiatan aktivasi otak mana saja yang harus dicurigai sebagai sebuah penipuan. Ciri-ciri ini sama persis dengan kegiatan aktivasi otak yang dilakukan CIA terhadap Robert Duncan O’Finioan di tahun enampuluhan. Ciri-ciri ini antara lain:
Pertama, program ini sama-sama menargetan anak-anak usia amtara 5-12 tahun dengan memakai embel-embel “berbakat”, “talent”, dan “Jenius”;
Kedua, selama program berlangsung di dalam ruangan yang tertutup, orangtua sama sekali tidak boleh berada di dalam ruangan tersebut;
Ketiga, program ini tidak menjamin bahwa semua anak yang ikut pelatihan akan berhasil. Jika tidak berhasil, dikatakan jika anak ini tidak memiliki bakat, dan oleh karena itu tidak bisa menjadi jenius;
Keempat, dahulu diperlukan seorang instruktur yang memiliki kemampuan memancarkan sinyal melalui pikirannya, mirip telepati. Sekarang, dalam program aktivasi otak tengah, sang instruktur tidak lagi perlu mempunyai kemampuan tersebut karena program transmisinya bisa dilakukan dengan melalui sinyal audio dan visual. Sang instruktur cukup memutar audio atau video untuk didengarkan oleh anak-anak yang akan diaktivasi. Sinyal ini yang ditangkap oleh anak-anak kita dan masuk ke dalam pikiran bawah sadarnya, yang dimanipulasi dengan nama “Otak Tengah”
Kelima, dahulu perubahan kepribadian dilakukan dengan memberikan rasa sakit kepada seorang anak, sehingga ia harus memilih kepribadian mana yang ia sukai. Kini perubahan dilakukan dengan permainan yang menyenangkan dan melalui gambar-gambar yang merangsang retina mata yang selanjutnya merangsang otak. Anak-anak dipuji-puji, diminta meneriakkan yel-yel sehingga ia tidak merasa malu dan percaya diri.
Keenam, dahulu untuk membawa seorang anak ke alam bawah sadar diperlukan semacam narkotika, maka kini dilakukan dengan membawa kesadarannya ke level alfa dan teta melalui teknologi tinggi yakni video dan suara yang disebut sebagai binaural beats.
Ketujuh, dahulu dan sekarang cara aktivasi finalnya masih belum berubah, yakni setiap anak diberikan anchor.
Kedelapan, beberapa orangtua menyatakan bahwa dalam waktu enam bulan setelah anaknya diaktivasi, karakternya banyak berubah menjadi negatif.
Delapan butir ciri yang menandakan jika aktivasi otak tengah (juga istilah lainnya yang berkenaan dengan optimalisasi otak) mirip dengan apa yang dilakukan CIA terhadap Duncan O’Finioan. Richard Claproth, Ph.D, bahkan berani menyatakan jika tujuan aktivasi otak ini sama sebangun dengan apa yang diinginkan oleh Talent Project, MK Ultra, atau apa pun namanya.

Sumber:eramuslim.com

Teknologi Jiin

1dffca5631545bb8fddff5d6b35319f3_dinoth-arsipKeberadaan Alien telah lama menimbulkan perdebatan di masyarakat. Alien yang dimaksud disini ialah makhluk berakal seperti manusia, memiliki peradaban tinggi, namun tinggal di planet lain di luar bumi. Kalangan Islam pun memiliki beberapa pendapat mengenai Alien tersebut.

Sebagian kalangan Islam menyatakan bahwa keberadaan Alien sangat mungkin karena alam semesta ini meliputi lebih dari 100 milyar galaksi (yang dapat dideteksi teleskop), sehingga kemungkinannya sangat besar bahwa diantara galaksi-galaksi tersebut terdapat planet yang memiliki kehidupan seperti bumi.
Sebagian kalangan Islam lainnya menolak dengan argumen bahwa alam semesta yang sangat luas ini tidak berarti memiliki banyak planet seperti bumi dengan makhluk-makhluk yang mendapatkan taklif untuk beribadah (seperti jin dan manusia). Namun luasnya alam semesta ini untuk menunjukkan kelemahan manusia. Manusia dengan teleskopnya yang paling canggih belum dapat mendeteksi batas alam semesta, karena itu manusia harus mengakui kebesaran Alloh swt.Kalangan pro-alien kembali mengajukan argument dengan ayat “Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya …” (QS. Asy Syuura: 29). Kalimat ‘makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya’ menunjukkan bahwa ada makhluk yang diciptakan, hidup, dan melata di langit (antariksa).

Kalangan anti-alien balik membantah bahwa memahami ayat tersebut tetap harus menggunakan metode tafsir bil matsur. Lagipula keberadaan alien di planet lain juga akan memunculkan pertanyaan baru; agama apa yang dianut di planet alien tersebut, siapa saja nabi mereka? Karena umat yang mendapat taklif, membutuhkan Kitab dan Nabi yang melandasi taklif tersebut.
Namun kalangan pro-alien memiliki argumen pamungkas. Sudah banyak penampakan UFO (benda terbang yang tak dikenal) dan interaksi Alien dengan manusia. Betaufo.org menyebutkan, Dr. J. Allen Hynek (ahli astronomi yang semula meragukan UFO, namun setelah mengkaji berbagai kasus yang ada, ia menjadi serius untuk menelitinya lebih lanjut).

Sejak dahulu kala, manusia sudah mengalami interaksi dengan bangsa jin, baik berupa penampakan jin ataupun gangguan jin secara langsung. Setiap peradaban memiliki cerita tentang penampakan dan gangguan jin yang mereka hadapi. Peradaban Barat sejak dahulu kala pun memiliki kisah tentang makhluk-makhluk gaib, seperti banshee, goblin, elf, dan sejenisnya. Namun Peradaban Barat Modern yang sekuler, secara prinsip menolak segala hal yang mistis, non materi, dan tidak terindra. Ketika mereka menemui penampakan dan gangguan jin, penjelasan yang mereka buat ialah penampakan dan fenomena gangguan jin tersebut berasal dari intervensi Alien (makhluk cerdas dari planet di luar bumi).
Masyarakat Jawa mengenal fenomena Nocturnal lights dengan istilah Pulung, yaitu bola cahaya yang muncul di malam hari. Sebagian masyarakat Jawa menganggap bahwa Pulung yang berwarna merah adalah santet yang dikirimkan dukun untuk mencelakai lawannya. Sebagian masyarakat Jawa lainnya menganggap Pulung yang berwarna biru merupakan pertanda kemujuran atau naik pangkat. Pada beberapa suksesi raja Jawa, peristiwa ‘ketiban pulung’ menjadi legitimasi bagi calon raja yang rumahnya dimasuki bola cahaya biru.

Jin merupakan makhluk Alloh swt yang diberi keistimewaan dapat terbang dan mengubah wujud. Di masa Nabi Sulaiman, bangsa jin ditugaskan untuk menyelam dan membuat bangunan (QS. Al Anbiya: 82 dan QS. Saba: 13), hal ini menunjukkan bahwa bangsa Jin pun memiliki pengetahuan dan dapat menggunakan teknologi. Jin pun bisa tertangkap kamera. Jin juga berbangsa- bangsa dan bersuku-suku. Sehingga tak menutup kemungkinan ada suku Jin dengan penampakan wujud seperti Alien.

Mengenai Close Encounters kasus pengakuan penculikan oleh Alien sangat mirip dengan kasus manusia yang mengaku pernah diculik Jin. Di Minangkabau, masyarakat mengenal kisah Orang Bunian yang terkadang membawa manusia masuk ke alam Orang Bunian. Perjalanan bersama Alien pun serupa dengan kisah ‘kunjungan’ ke istana Nyi Roro Kidul.
Sedangkan Perjalanan Astral (Out of Body Experience), para penggemar mistik menyebutnya dengan istilah Ilmu Merogo Sukmo, Lepas Sukma, dan Astral Projection. Mereka mendefinisikannya sebagai suatu proses pelepasan sukma (kesadaran/roh) dari raga (tubuh fisik) untuk melakukan perjalanan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Para pelakunya mengaku bahwa mereka dapat ‘terbang’ kemana-mana tanpa terlihat orang lain dan tidak lagi dibatasi oleh dunia fisik, sehingga bisa menembus tembok, mengunjungi dasar samudera, pergi ke bulan, termasuk ke masa lalu ataupun masa depan, serta ke berbagai dimensi alam semesta. Mereka juga menyatakan bahwa Astral Projection bisa dilakukan atas keinginan sendiri (bisa diaktifkan dengan sengaja).
Dr Ian Robertson (pakar psychology dan Neuroscience) mengatakan bahwa perjalanan astral adalah tidak lebih dari seseorang yang bermimpi REM (Rapid Eye Movement) namun organ Cupid Frontal tetap terbuka. Secara normal, ketika orang bermimpi maka organ otak yang namanya Cupid Frontal akan menon-aktifkan dirinya sehingga sebuah mimpi akan berlangsung tanpa ada kesadaran dari pikiran sadar seseorang. Akan tetapi ada sebagian orang yang ketika bermimpi REM, organ Cupid Frontal-nya tetap terbuka sehingga dia akan sadar kalau dia bermimpi pada waktu dia bermimpi. Peristiwa inilah yang menurut teori Ian Robertson dinamakan Lucid Dreaming.

Beberapa factor penyebab tetap aktifnya Cupid Frontal saat seseorang bermimpi REM, hampir sama dengan penyebab Sleep Paralysis (Tindihan). Sehingga tidak menutup kemungkinan ada orang-orang yang karena terbiasa, dapat dengan sengaja tetap mengaktifkan organ Cupid Frontal-nya saat sedang bermimpi REM. Namun pada hakikatnya mereka tetaplah bermimpi.

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.” (QS. Az Zumar: 42).
Berdasarkan teori parapsikologis, seperti dijelaskan ayat di atas, orang tidur dan orang mati adalah dua fenomena yang sama : dimana ruh terpisah dari jasad. Bedanya, pada orang tidur, ruh dengan kekuasaan Alloh bisa kembali pada jasad saat orang itu terjaga. Sedangkan pada orang mati, tidak. Ayat itu merupakan penjelasan, mengapa setiap orang yang bermimpi sadar dan ingat bahwa ia telah bermimpi. Ia bisa mengingat mimpinya, padahal saat bermimpi ia sedang terlelap tidur.

Ayat tersebut juga menjelaskan mengapa ketika ada sesorang yang tertidur namun mengalami kesadaran (termasuk sadar sedang bermimpi) akibat organ Cupid Frontal-nya tetap terbuka, maka seolah-olah dia merasakan dapat melihat tubuhnya yang sedang tertidur. Saat itulah mereka mengalami Out of Body Experience.
Kesadaran seseorang yang dalam kondisi mimpi, sangat membuka peluang untuk dipengaruhi oleh imajinasi bawah sadarnya, sehingga ia tidak dapat membedakan antara realitas dengan imajinasi. Dalam kondisi itulah ketika imajinasinya membawa ke dasar samudera, terbang ke bulan, menembus tembok, mengunjungi masa lalu atau masa depan, serta ke berbagai dimensi alam semesta, ia merasa semua itu seolah nyata, padahal itu semua hanyalah imajinasi belaka.
Beberapa ulama menyebutkan bahwa kondisi Lucid Dream dapat memberi peluang untuk Jin mempengaruhi mimpi orang yang mengalami Lucid Dream.
Selain merupakan penampakan dan gangguan Jin, fenomena Alien juga bisa disebabkan oleh percobaan teknologi. Dalam hal ini ialah pengembangan teknologi dalam rangka mempersiapkan Dajjal dengan Tata Dunia Baru-nya.

Mengenai persiapan para pengikut Dajjal dalam menyambut New World Order dapat dilihat pada kumpulan film pendek The Arrivals (Wake Up Project, terdapat lebih dari 50 film).
Salah satu pengembangan teknologi untuk mempersiapkan kedatangan Dajjal ialah Project Blue Beam. Project Blue Beam adalah proyek rahasia yang melibatkan kelompok Freemason untuk mempengaruhi seluruh umat manusia dengan cara memunculkan satu orang yang nantinya akan dipuja-puja sebagai Juru Selamat alias TUHAN. Terdiri dari tahapan-tahapan besar untuk menciptakan sandiwara buatan mengenai “Kedatangan Kedua Yesus/Isa A.S ke bumi” (second coming of Jesus/ Isa A.S) untuk mendirikan “satu agama dunia” yang dikendalikan oleh Tata Dunia Baru. Pertama kali dilaporkan ke publik pada tahun 1994 oleh Serge Monast, seorang wartawan Canada.

Tahun 1996, Serge Monast dan kolega-nya (keduanya meneliti Project Blue Beam) meninggal karena “serangan jantung” dalam selang beberapa minggu satu sama lainnya, meskipun keduanya tidak memiliki catatan mengidap penyakit jantung. Serge Monast telah menginspirasi pembuatan film Conspiracy Theory yang dibintangi Mel Gibson pada tahun 1997. http://en.wikipedia.org/wiki/Serge_Monas…http://fr.wikipedia.org/wiki/Serge_Monas….
Project Blue Beam diyakini merupakan kelanjutan dari eksperimen seperti Philadelphia dan Montauk, yang dikerjakan oleh militer Amerika Serikat di tahun 1940-an. Proyek ini telah melakukan eksperimen berkali-kali di daerah terpencil dengan membuat gambar holografik Yesus Kristus dan UFO.

Tahapan-tahapan program persiapan kedatangan Dajjal antara lain Subliminal Message, penemuan arkeologis palsu, bencana alam buatan, dan proyeksi holografik raksasa.
Subliminal Message dilaksanakan sejak lama dengan sarana utamanya ialah film dan televisi. Contoh film yang menjadi sarana pengkondisian psikologis ialah 2012, Knowing, The Day the Earth Stood Still, Men In Black, Independence Day.
Penemuan-penemuan arkeologis palsu ditujukan untuk mendoktrin umat manusia (dengan landasan teori evolusi) bahwa terdapat kesalahan yang mendasar dari semua doktrin agama. Pemalsuan informasi ini akan digunakan untuk menjadikan semua bangsa percaya bahwa doktrin agama mereka telah disalahpahami dan disalahtafsirkan selama berabad-abad.
Menggunakan HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) untuk membuat bencana alam.
HAARP adalah project yang bertujuan untuk memahami, menstimulasi, dan mengontrol proses ionospheric yang dapat mengubah kinerja komunikasi dan menggunakan sistem surveilans. Ionosfer adalah bagian atmosfer yang terionisasi oleh radiasi matahari. Lapisan ini berperan penting bagi keelektrikan atmosfer dan membentuk batas dalam lapisan magnetosfer. Fungsi utamanya, di antara fungsi-fungsi yang dimilikinya, adalah mempengaruhi rambatan radio ke tempat-tempat yang jauh di muka bumi. HAARP dimulai pada tahun 1992, project ditargetkan selesai tahun 2012. Markas HAARP terletak di Gakona, Alaska.
Penerapan HAARP diantaranya Weather Control (pengendali cuaca), mempengaruhi mood (suasana hati) manusia, dan menstimulasi gempa.
HAARP mengendalikan cuaca dengan menentukan satu titik ionosfer yang akan dipanaskan sehingga tekanan atmosfer meningkat dan seluruh tekanan terkumpul di satu titik serta membentuk arus jet/jet stream. Manipulasi jet stream dapat memicu hujan angin, gelombang panas, juga badai salju.

HAARP juga dapat mengirimkan radiasi Extreme Low Frequency (ELF) ke lapisan ionosfer yang dipantulkan kembali ke bumi dan otak manusia yang berpotensi mempengaruhi mood (suasana hati) manusia.
Saat terjadi gempa di Haiti (Januari 2010) dan Chili (Februari 2010), Presiden Venezuela Hugo Chavez serta beberapa media menenggarai gempa bumi tersebut bukan gempa bumi biasa tetapi disebabkan oleh uji coba senjata Amerika dan terkait dengan proyek HAARP.
Kecurigaan bahwa Amerika sedang mengembangkan senjata “perusak lingkungan” bukan tanpa alasan karena mantan Menteri Pertahanan Amerika William Cohen pada tahun 1997 pernah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap negara-negara yang mengembangkan senjata “teroris” yang bisa mengubah kondisi iklim, menimbulkan gempa bumi, gunung meletus dan sejenisnya dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.
HAARP membuat penggunanya menjadi Tuhan Palsu yang dapat mengendalikan cuaca dan bencana alam.
Tahapan Project Blue Beam lainnya adalah membuat ‘pertunjukan angkasa’ raksasa dengan hologram tiga dimensi dan suara optik, memproyeksikan gambar-gambar laser holografik ke berbagai belahan dunia. Suara ‘Tuhan Baru’ akan diperdengarkan dalam semua bahasa. Proyeksi holografik tersebut akan memunculkan satu orang yang mengaku sebagai Tuhan.

Penampakan-penampakan UFO merupakan bagian dari percobaan proyeksi holografik tersebut.
Para pengikut Dajjal telah mengerjakan berbagai proyek demi menyambut kedatangan Dajjal Sang Mesiah Palsu. Dari Project Codex Alimentarius (pengendalian demografi dan populasi manusia melalui makanan), pembuatan berbagai penyakit baru serta meracuni obat dan vaksinasi, juga rencana penggantian Identification Cards (KTP) dengan metode chip yang ditanamkan ke dalam tubuh manusia.
Project Blue Beam hanya salah satu program para pengikut Dajjal. Berbagai penampakan UFO ditenggarai merupakan salah satu efek percobaan dari Project ini. Namun penampakan dan gangguan Jin juga dapat menjadi alternative lain dari adanya berbagai penampakan UFO dan Alien.

Wallohu A’lam BishShowab

Sumber:http://metafisis.wordpress.com

Selamat Tahun Baru

Selamat Tahun Baru!

Apa sebenarnya yang disebut waktu? Waktu adalah proses perjalanan suatu titik. Bila kita melihatnya dari awal berangkat titik itu, waktu sedang bertambah. Bila kita melihatnya dari akhir perjalanan titik itu, waktu sedang berkurang. Bila kita fokus pada titik itu saja, waktu tidak bertambah atau berkurang. Waktu itu “tidak ada”.

Kondisi “tidak ada” inilah kebahagian. Kita tidak lagi diganggu mimpi buruk masa lalu dan tak pernah mencemaskan apa yang akan terjadi di masa depan. Kita berhenti di masa kini. Kita hening dan sunyi. Mengendap. Tapi, mungkinkan itu terjadi?

Jawabannya tergantung kesungguhan kita meraih filsafat di ketinggian langit untuk kita bumikan dalam kehidupan sehari-hari. Pekerjaan yang melelahkan, memang. Maka, sebaiknya kita tarik nafas dulu dalam-dalam. Fuhhh …

Salaman dulu (rumahkayu mode on)! Selamat tahun baru 2012! Semoga kita benar-benar menggapai dan mempertahankan keselamatan kebaruan di momen ini dan seterusnya. Mari kita rayakan! Bahkan bergantinya detik-detik kehidupan kita ini saja sungguh menakjubkan, apalah lagi bergantinya tahun satu putaran. Semua harus kita rayakan. Angkat botol (aq*a) tinggi-tinggi! Cirr, kita minum bersama. Jangan lupa ajak juga pasangan (sah) kita. Tapi tak usah menyiapkan kondom. Kenapa setiap ada perayaan, pikiran kita jadi mesum dan lupa daratan? Cukuplah romantis atau sedikit erotis. Lagi pula, apa enaknya pakai karet gituan? Itu perkakas para pengecut yang kecut dikuntit pertanggungjawaban. Yang alami sajalah, yang lebih mendekati fenomena surgawi.

Apakah tahun kemarin masih menyisakan hutang-hutang dan kesialan? Ada pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai? Target-target yang belum tercapai? Rencana-recana yang berantakan karena salah perhitungan atau disalahhitungkan sama pihak-pihak tak berperi kesuksesan? Hmm … itulah salah satu alasan kenapa Tuhan menciptakan sesuatu bernama “lupa”. Lupakanlah barang sejenak. Ini tahun baru, nda! Dengan mengingat-ingat kelacuran kita di tempo hari, justru akan menyedot lacur-lacur yang lain lebih cepat menghampiri.

Maka, mari kita susun resolusi. Jangan terlalu rendah, nanti gambarnya pecah-pecah! Tapi juga jangan terlalu tinggi, nanti VGA kita enggak ngatasi. Yang sedang-sedang sajalah! Kalau yang sedang-sedang ini ternyata besuk terlalu gampang untuk kita wujudkan, tinggal dinaikkan tensinya kan? Simple but possible, dan yang terpenting reachable. Gantungkan cita-citamu setinggi langit? Beh, memang dilangit ada gantungan?

Mengolah “lupa” dan “resolusi” ini adalah teknik menyekat-nyekat waktu. Ibaratnya seperti kita masuk warung soto. Sebelum masuk warung, tentu kita “beresolusi” atawa menyusun rencana singkat hendak mencapai sesuatu dengan cara masuk warung. Misalnya, biar perut jadi kenyang. Setelah semangkuk soto nongol di depan kita, maka nikmati saja sotonya! Lupakan yang lainnya. Lagi asyik makan diajak membahas tahap-tahap perencanaan, risiko-risiko, pilihan-pilihan. Wah, sejago apa pun tukang bikin soto, sotonya pasti rasa gak karu-karuan! Percayalah!

Semakin kuat daya konsentrasi kita, semakin mahirlah kita memotong-motong kuasa waktu. Semakin tipis irisan waktu kita, semakin besar peluang kita untuk berbahagia. Semakin pakem daya cengkeram rem waktu kita. Wah, buang saja ilmu filsafat! Kita sudah berhasil membumikannya.

Selamat tahun baru. Saya setuju setiap hari adalah baru. Tak perlu kita menunggu titah Kanjeng Paus Gregorius XIII menentukan penanggalannya. Mari kita mengolah “lupa” dan “resolusi” setiap hari. Mari menghirup aroma surgawi.[]

 http://filsafat.kompasiana.com

Dimensi Alam

Pengertian Alam para ulama sudah menuliskannya di beberapa kitab. Salah satunya seperti pendapat dari Imam Bujeremi, dalam kitabnya “IQNA”. Imam Bujeremi menuliskan beberapa tingkatan alam yang terdiri dari makhluk tak kasat mata, dimulai dari alam manusia, Ahmar, Abdul Jumud, Ahyar, Jin, Azrak, Khoarik, Thurobi, Barri, Adli, Sama’, Majazi, Malaikat, Jabarut, Qolam, dan Arsy.
Nah, dari kehidupan makhluk-makhluk yang berada di alamnya masing-masing, manusia bisa saja menemui atau menembus ke salah satu alam yang diinginkan bila manusia itu sendiri memang sudah cukup ilmu dan pengetahuan untuk menembusnya.
Mari kita kembali ke tahapan menembus dimensi alam jin. Lewat pembedaran yang sama dari kitab “Manba”u Usulul Hikmah”, dijabarkan bahwa siapapun orangnya bisa menembus dimensi alam jin apabila manusia itu sendiri sudah menguasai dua alam sebagai tingkatan alam dibawahnya, yakni alam Ahmar dan alam Abdul Jumud.
Alam Ahmar: Sebuah alam yang dihuni jutaan makhluk tak kasat mata yang menguasai bumi dan lautan. Ahmar juga disebut dengan istilah “Bangsa Lelembut” yang masih keturunan dari bangsa manusia lewat silsilah Anfus, anak dari Nabiyullah Syiet, yang diturunkan lewat zaman sanghiyang. Yang termasuk ke dalam golongan penghuni Alam Ahmar ini adalah: Nyi Roro Kidul, Dewi Lanjar, dan seluruh wadya balanya.
Abdul Jumud: Sebuah alam yang dihuni oleh bangsa makhluk tak kasat mata yang menguasai bumi, batu dan pepohonan. Abdul Jumud disini disebut juga dengan istilah “Dedemit”. Mereka juga masih keturunan bangsa manusia dari zaman Togog. Contohnya seperti: Kuntilanak, Memedi, Perkayang dan lain sejenisnya.
Nah, untuk bisa menguasai kedua alam ini, di setiap akan ritual menembus dimensi alam jin, siapkan sesaji berupa: bunga setaman, melati, mawar dan kelapa hijau. Hal seperti ini ditunjukkan untuk menghormati bangsa Ahmar sebagai wasilah jalannya.
Sedangkan untuk melewati alam bangsa Abdul Jumud disarankan agar membakar madat apel jin di awal mau memulai ritual. Niscaya bangsa Abdul Jumud ini akan paham dan tidak mengganggu prosesi ritual yang kita jalankan.
Untuk membuka pintu alam jin sendiri, salah satu rituanya adalah dengan menaburkan terus kemenyan putih yang sudah dihaluskan secara terus menerus. Hanya saja dalam pengenalan menembus alam jin harus sangat hati-hati. Terutama siapa nama dari jin itu sendiri yang akan kita temui.
Di sisi lain, kita sebagai manusia haruslah tahu, kapan waktunya kita menjalankan ritual, dengan ayat apa kita memanggil, lewat pintu mana kita masuk, dan permohonan apa yang kita inginkan. Sebab bangsa jin tidak seperti bangsa manusia pada umumnya. Mereka selalu memakai aturan dan tatakrama yang penuh akan kedisiplinan. Mereka juga bisa dikatakan sangat temperamental dan mudah tersinggung apabila kita bangsa manusia tidak bisa memahami watak dari sifat mereka.
Sebagai suatu kewaspadaan, bangsa jin disini terbagi menjadi dua golongan, yaitu Abyad dan Aswad (Jin Putih/Muslim dan Jin Hitam/Kafir). Di samping itu bangsa jin terdiri dari empat sifat perilaku, tergantung dari alam yang ditempatinya, yakni: tanah, air, bangunan, dan awang-awang (angkasa).
Dari empat sifat yang menjadi tempat tinggal mereka, semua mempunyai perbedaan dalam menerima kita manusia, baik dari segi pemanggilan, ayat atau amalan yang dibaca, maupun sesaji ritual yang disajikan untuk mereka.
Apabila kita tidak memahami secara mendetil tentang ritual untuk menembus ke alam mereka, golongan bangsa Jin Hitam atau Jin Kafir-lah yang akan berperan untuk menemui kita dengan seribu tipu daya yang menyesatkan. Misalnya saja, kita akan diming-imingi kekayaan, harta karun, bisa menarik pusaka dan lain-lain perkara musykil yang tidak bisa diterima akal.
Intinya, pikiran kita akan terus dicecoki oleh bermacam hayalan yang menggiurkan. Ucapan kita jadi ngelantur, mudah emosi, mudah tersinggung, senang menutup diri dalam kamar, suka melamun dan tidak menerima akan nasehat apapun dari orang lain.
Bukan hanya itu saja, golongan jin hitam atau Jin Kafir juga akan terus menjumpai kita dengan taktik berupa kelembutan, serta berperan dalam kebaikan, seperti halnya figure guru gaib yang benar-benar mau mengajarkan seluruh ilmunya kepada kita. Nah, bila sudah seperti ini jadinya, kita sudah melenceng jauh dari jalan yang sebelumnya kita harapkan. Lebih fatal lagi, kita bisa melenceng dari akidah beragama (Islam)
Sekedar tips, apabila dalam suatu ritual yang kita jalani selama ini, seringkali didatangi makhluk-makhluk dari dimensi lain, maka cobalah perhatikan kedatangan mereka. Apabila makhluk lain alam ini datang menjumpai kita dari arah depan, belakang, samping kanan atau kiri, maka janganlah digubris kedatangannya. Sebab cara kedatangan mereka seperti itu sudah jelas menunjukkan bahwa mereka berasal golongan bangsa jin hitam atau Jin Kafir.
Kitab Manba’u Usulul Hikmah sendiri mengupasnya, “Jangan sesekali Anda percaya akan tipu muslihat dari beragam makhluk gaib yang datang dari arah empat penjuru. Sesungguhnya, hanya satu arah yang mereka lewati sebagai teman kita yang benar, yaitu lewat arah atas.”
Lewat pembedaran salah satu tahapan ini, tentu diharapkan akan bisa menjadi bahan intropeksi kita bersama, bahwa sejatinya tidak ada ilmu yang bersifat instant dimuka bumi ini, kecuali kita sendiri mau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menguasainya.
Nah, untuk tahap terakhir dalam menembus dimensi alam jin, pelajarilah ayat-ayat,ajian, atau amalan pemanggilan secara matang. Sebab, kesemuanya itu akan menentukan suatu pilihan kita untuk bisa memilih, siapa (maksudnya bangsa jin-Pen) yang akan kita temui kelak.
Sebagai bahan dasar, pelajari arti, naktu, huruf, angka, rujukan dan dari mana sumbernya. Bisa juga lewat rahasia huruf Abajadun. Sebab rahasia huruf, Abajadun, memuat 99 keistimewaan, yang mana salah satunya termasuk dari rahasia alam jin itu sendiri. Seperti contoh, huruf Alif yang mempunyai angka 1. Penjaga dari huruf Alif ini adalah malaikat bernama Tholthobausin, dari bangsa gaibnya bernama Ahmar. Ayat dari Alif sendiri adalah Al-Quddus. Dari bangsa gaib yang bernama Ahmar ini sudah jelas masuk dalam katagori huruf Alif.
Jadi pada intinya, apabila kita ingin menembus alam Ahmar atau alam lelembut, maka perbanyaklah dengan membaca ayat Al-Quddus, untuk bilangan angka 1 yang terdapat dalam huruf Alif. Hal itu menunjukkan nama yang dituju, seperti nama Ibu Ratu Kidul jatuh pada naktu: Ya Adzim. Bila ingin memanggil beliau, gabunglah dua asma’ Ahmar dan dan nama Ibu Ratu: Al-Quddus Ya Adzim…dan seterusnya.

Sources:
 http://mystys.wordpress.com/

Memasuki Alam Astral

alamas
Segera setelah bebas dari badan atheris, maka roh akan mengalami tidur yang nyenyak sekali, setelah terbangun dari tidurnya, sang roh sudah berada di kawasan alam astral.
Hal pertama yang perlu diberi penjelasan dalam menggambarkan tentang alam astral, yakni tentang realitasnya yang mutlak, yaitu bahwa benda-benda dan penduduk alam astral sungguh nyata, mereka itu adalah kenyataan yang tidak dapat kita abaikan, karena hanya sebagian besar umat manusia belum dapat menyadarinya.
Alam astral adalah salah satu kawasan alam di alam semesta, yaitu alam yang setingkat lebih halus dari alam fisik ini.
Ada berbagai hal yang menonjol di alam astral, diantaranya, banyak penduduk dari kawasan alam astral itu memiliki kecakapan yang mengharuskan untuk merubah bentuknya dengan sangat cepat, juga penglihatan di alam ini adalah suatu kecakapan yang berbeda di bandingkan di alam fisik. Benda di alam itu tampak seolah-olah terlihat dari segala sisi, dari dalam dan luarnya. Oleh karena itu bagi seorang yang belum berpengalaman pergi kealam itu akan menjumpai kesulitan dialam itu. Ia akan sulit mengerti tentang apa yang sebenarnya ia lihat. Dan lebih lagi jika ia menceritakannya dengan kata-kata yang kurang memadai dalam pembicaraan biasa.

Alam astral dikelompokkan dalam tujuh tingkatan.
Yang dimaksud dengan tingkatan disini bukan tingkatan seperti anak tangga. Tapi tingkatan kehalusannya yang berbeda seperti halnya alam astral ada disini menembus alam fisik ini, tapi tidak terlihat dengan mata biasa. Seperti halnya cahaya matahari yang menembus air danau yang jernih. Masing-masing dari tingkatan alam di alam astral juga saling menembus. Sehingga disini diatas bumi ini alam astral exist dalam ruang yang sama dengan alam fisik ini. Alam astral lebih besar dari pada alam dunia ini, sampai beberapa ribu mil diatas permukaan bumi.
Mengenai bagian alam astral ketujuh (yang terendah) juga memiliki alam dunia ini sebagai latar belakangnya. Hanya apa yang dapat dilihat dari latar belakang ini, seluruhnya berubah dan hanya merupakan pemandangan yang tidak lengkap, sebab semua yang bersifat cahaya dan baik serta indah, sama sekali tidak kelihatan.
Mengenai hal ini sudah digambarkan dalam kitab dari Mesir Kuno yang bunyinya sebagai berikut “jenis tempat apakah itu yang telah ku datangi ? Tidak ada air, tidak ada udara dan dalamnya tidak terduga dan kehidupan seperti malam yang tergelap, sedang orang perantauan di tempat itu tanpa pertolongan. Di tempat itu orang tidak bisa hidup dengan hati tenang. Bagi orang celaka ditempat itu, sesuai dengan tingkatannya, sungguh nyata bahwa dunia ini penuh kegelapan dan penghuni yang kejam. (Namun kegelapan ini memancar dari dalam diri sendiri, sehingga kehidupannya berlangsung di alam kegelapan yang terus menerus karena kejahatan dan kekejamannya). Itulah neraka yang dibuat oleh manusia sendiri. Di alam itu sang roh menderita biasanya karena nafsu-nafsunya tidak terpenuhi. Misalnya saja seorang pemabuk dia tidak punya badan fisik dan anggur atau wiski untuk dipakai “bermabuk ria”, sebagai sarana untuk memenuhi nafsu-nafsu itu. Sedangkan nafsu seperti itu akan sangat meningkat kuat di alam itu karena sudah tidak ada batasan dari badan fisik.
Alam yang penuh derita ini bukanlah khayalan belaka. Bagian alam itu sebagian ada diatas tanah dan sebagian lagi (mungkin sebagian besar) ada dibawah tanah, artinya menembus tanah padat. Tapi bagi orang-orang yang biasa hidup dengan hati bersih dan baik, tidak akan memasuki alam yang tidak menyenangkan ini. Jika orang sampai memasuki alam ini tentu hanya karena pikiran, kata-kata atau perbuatan yang jahat. Tapi perlu di ingat,bahwa keadaan yang menyedihkan di neraka ini tidak akan berlangsung selama-lamanya. Juga harus di ingat bahwa jiwa itu kekal abadi.
Jika dipahami lebih teliti dapat dikatakan bahwa si individu itu sebenarnya sedang membersihkan diri dari sisa-sisa keburukan selama masa penyesuaian di alam astral dalam membuat persiapan menyambut kesempatan-kesempatan baru dan melakukan usaha-usaha baru apabila saatnya tiba untuk kembali ke bumi dikelak kemudian hari.
Dialam ini, jika nafsu-nafsu jahatnya mulai luntur baik oleh kesadaran baru ataupun oleh suatu bentuk keputusan karena tidak bisa lagi memenuhi nafsu-nafsunya (akhirnya pasrah), maka alam itupun mulai ditinggalkan dan segera memasuki alam yang lebih luhur.
“semua orang yang sudah mati harus melalui tiap tiap bagian alam astral dalam perjalanannya menuju alam surga. Namun jangan diartikan bahwa mereka harus sadar ditiap-tiap bagian alam itu. Berapa lama jiwa itu tertahan disuatu bagian alam astral, tergantung dari bagaimana kehidupan di dunia, tergantung dari nafsu atau emosi yang ia ikuti saja kemauannya.
Bagi orang-orang yang benar-benar memiliki sifat-sifat rohaniah tinggi, keadaan buruk seperti diceritakan diatas tidak akan dilewati. Sebab tidak ada atau hanya ada sedikit nafsu yang mengikat dia dilapisan alam rendah. Akibatnya ia hanya melaui saja alam astral dan tidak berhenti disitu, tetapi langsung sadar di alam surga.
Jika keinginan pokok baginya atau pikirannya berkisar pada hal-hal keduniawian, mungkin ia akan sadar dialam astral bagian keenam dan disekitar orang orang yang mempunyai hubungan erat dengan dirinya waktu masih berada di dunia.
Bagian alam astral yang kelima dan keempat memiliki sifat hampir seperti alam keenam. Tetapi dialam astral yang kelima dan keempat, pandangan kita tentang dunia makin tidak penting lagi.
Selanjutnya kita akan sampai di alam astral bagian ketiga. Disini tampak segala hal yang dibuat oleh pikiran manusia sendiri. Jiwa itu membangun kota-kotanya sendiri. Tapi tidak membangun seluruh kota. Mereka mewarisi suatu tempat, desa atau kota yang merupakan buatan pendahulunya. Dan jiwa yang baru yang datang hanya menambal sesuatu dengan pikirannya. Demikianlah dibagian ketiga ini terdapat kota dengan gereja, vihara, pura, dan bangunan-bangunan lainnya. Tentunya bagi pembentuknya, alam ini sangat menyenangkan.
Jika kita datang dibagian kedua, rupanya itu menjadi tempat bagi orang-orang yang hatinya memikirkan kepentingan diri dan orang-orang beragama yang tidak memiliki sifat rohaniah, melaksanakan praktek agama untuk kepentingan kebahagiaannya sendiri (bukan berupa persembahan tulus atau dasar kasih yang tanpa pamrih). Kita dapat melihat jiwa-jiwa memakai mahkota emas dan menyembah Tuhan bagi negeri dan waktunya telah diwujudkan secara materialistis yang sangat kasar.
Kemudian kita sampai kepada bagian pertama alam astral yang tampaknya khusus yang sesuai sekali bagi mereka pada waktu yang hidup didunia mencurahkan perhatian dan tenaganya pada pekerjaan dengan pikiran yang sifatnya materialistis. Hal itu mereka jalankan bukan untuk menguntungkan sesama manusia, sebab niatnya memang untuk menguntungkan dirinya sendiri, karena ambisinya dan juga hanya untuk latihan bagi pikirannya. Orang-orang seperti itu sering berada pada bagian tersebut sampai lama sekali. Sedangkan mereka sangat senang karena dapat memecahkan segala persoalan inteleknya. Tetapi karena tidak ada sangkut-pautnya dengan kebaikan orang lain, maka perjalannya kealam surga juga akan lambat.
Komunikasi dialam astral dibatasi oleh pengetahuan yang bersangkutan. Orang yang mampu menggunakan lapisan mentalnya dapat mengkomunikasikan pikirannya dengan lebih mudah dan cepat, melalui kesan mental. Tampaknya ada pembatasan komunikasi yang mirip dengan yang berlaku di bumi. Akhirnya adalah bahwa mereka ditemukan berteman dalam kelompok yang terhimpun oleh kesamaan simpati, kepercayaan dan bahasa.

Sumber: http://pangpadetulus.blogspot.com/

Misteri Pulau Djawa

mapsSebelum dihuni manusia, bumi Jawa telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu, turun ke arcapada lalu kawin dengan Pratiwi, dewinya bumi….

Sebuah teori geologi kuno menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara, yang bertabrakan dengan lempengan sebelah utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian melahirkan Gunung Himalaya.
Konon, proses tersebut terjadi pada 20-36 juta tahun yang silam. Anak benua yang di selatan sebagian terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau yang merupakan mata rantai gunung berapi. Gugusan pulau-pulau di Asia Tenggara, yang sebagian adalah Nuswantoro (Nusantara), yang pada zaman dahulu disebut Sweta Dwipa. Dari bagian daratan ini salah satunya adalah gugusan anak benua yang disebut Jawata, yang satu potongan bagiannya adalah pulau Jawa.Jawata artinya gurunya orang Jawa. Wong dari kata Wahong, dan Tiyang dari kata Ti Hyang, yang berarti keturunan atau berasal dari Dewata. Konon karena itulah pulau Bali sampai kini masih dikenal sebagai pulau Dewata, karena juga merupakan potongan dari benua Sweta Dwipa atau Jawata.
Mengingat kalau dulunya anak benua India dan Sweta Dwipa atau Jawata itu satu daerah, maka tidak heran kalau ada budayanya yang hampir sama, atau mudah saling menerima pengaruh. Juga perkembagan agama di wilayah ini, khususnya Hindu dan Budha yang nyaris sama.
Al kisah, dalam kunjungan resminya sebagai utusan raja, Empu Barang atau nama bangsawannya Haryo Lembusuro, seorang pandhito terkemuka tanah Jawa, berkunjung ke Jambu Dwipa (India).
Sesampainya menginjakkan kaki di negeri Hindustan ini, oleh para Brahmana setempat, Empu Barang diminta untuk bersama-sama menyembah patung perwujudan Haricandana (Wisnu). Namun, dengan kehalusan sikap manusia Jawa, Empu Barang menyatakan bahwa sebagai pandhito Jawa, dia tidak bisa menyembah patung, tetapi para Brahmana India tetap mendesaknya, dengan alasan kalau Brahmana dinasti Haricandana menyembahnya karena Wisnu dipercaya sebagai Sang Pencipta Tribuwana.
Dengan setengah memaksa, Empu Barang diminta duduk, namun sewaktu kaki Empu Barang menyentuh tanah, tiba-tiba bumi bergoyang (tidak disebutkan berapa kekuatan goyangannya dalam skal ritcher). Yang jelas, saking hebatnya goyangan tersebut, patung tersebut hingga retak-retak.
Memang, menurut tata cara Jawa, penyembahan kepada Sang Penguasa Hidup itu bukan patung, tetapi lewat rasa sejati, sehingga hubungan kawula dengan Gusti menjadi serasi. Itulah Jumbuhing Kawula Dumateng Gusti.
Orang Jawa melakukan puja-puji penyembahan kepada Gustinya langsng dari batinya, maka itu dalam perkembangannya disebut aliran Kebatinan atau perkembangan selanjutnya dikenal dengan istilah Kejawen, karena bersumber dari Jawa.
Bagi orang Jawa tentang cerita waktu bumi Jawa belum dihuni manusia, telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Dan salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu turun ke arcapada kawin dengan Pratiwi, dewi bumi.
Dalam pemahaman kejawen, hal itu disikapi dengan terjemahan, kalau Wisnu itu artinya urip/hidup, pemelihara kehidupan. Jadi jelasnya awal mula adanya kehidupan manusia di bumi, atas izin Sang Penguasa Jagad. Dewa perlambang sukma, manusia perlambang raga. Begitulah hidup manusia, raganya bisa rusak, namun sukmanya tetap hidup langgeng.
Kemolekan bumi Jawa laksana perawan rupawan yang amat jelita, sehingga Kerajaan Rum (Ngerum) yang dipimpin Prabu Galbah, lewat laporan pendeta Ngali Samsujen, begitu terpesona karenanya. Maka diutuslah dutanya yang pertama yang bernama Hadipati Alip.
Hadipati Alip berangkat bersama 10.000 warga Ngerum menuju Nuswa Jawa. Mereka dalam waktu singkat meninggal terkena wabah penyakit. Tak tersisa seorang pun. Lalu dikirimlah ekspedisi kedua dibawah pemimpinan Hadipati Ehe. Malangnya, mereka juga mengalami nasib sama, tupes tapis tanpa tilas.
Masih diutus rombongan berikutnya, seperti Hadipati Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Semuanya mengalami nasib sama, tumpes kelor.
Melihat semua itu, Prabu Galbah terkejut dan mengalami shock hebat. Akibatnya, sakit jantungnya kambuh. Dia kemudian jatuh sakit, dan dalam waktu tak lama mangkat.
Pendeta Ngali Samsujen, merasa bersalah karena nasehatnya menimbulkan malapateka ini terjadi. Akhirnya beliau mati dalam rasa bersalah. Tinggal Mahapati Ngerum, karena rasa setianya, dia ingin melanjutkan missi luhur yang dicita-citakan rajanya. Dia akhirnya ingat pada sahabatnya yang sakti bersanama Jaka Sangkala alias Aji Saka, yang tinggal di Tanah Maldewa atau Sweta Dwipa.
Habisnya para migran dari Ngerum ke Tanah Jawa itu, menurut Jaka Sangkala adalah karena hati mereka yang kurang bersih. Mereka tidak meminta izin dahulu pada penjaga Nuswa Jawa. Padahal, karena sejak zaman dahulu, tanah ini sudah ada yang menghuni. Yang menghuni tanah Jawa adalah manusia yang bersifat suci, berwujud badan halus atau ajiman (aji artinya ratu, man atau wan artinya sakti).
Selain penghuni yang baik, juga dihuni penghuni brekasakan, anak buah Bathara Kala. Makanya tak ada yang berani tinggal di bumi Jawa, sebelum mendapat izin Wisnu atau manikmaya atau Semar.
Akhirnya, Mahapati Ngerum diantar Aji Saka menemui Wisnu dan isterinya Dewi Sri Kembang. Saat bertemu, dituturkan bahwa wadyabala warga Ngerum yang mati tidak bisa hidup lagi, dan sudah menjadi Peri Prahyangan, anak buah Batara Kala. Tapi ke-8 Hadipati yang gugur dalam tugas itu berhasil diselamatkan oleh Wisnu dan diserahi tugas menjaga 8 mata angina. Namun mereka tetap menghuni alam halus.
Atas izin Wisnu, Mahapati Negrum dan Aji Saka berangkat ke tanah Jawa untuk menghadap Semar di Gunung Tidar. Tidar dari kata Tida; hati di dada, maksudnya hidup. Supaya selamat, oleh Wisnu, Mahapati Ngerum dan Aji Saka diberi sifat kandel berupa rajah Kalacakra, agar terhindar dari wabah penyakit dan serangan anak buah Batara Kala.
Kisah di atas hanya merupakan gambaran, bahwa ada makna yang tersirat di dalamnya. Wisnu dan Aji Saka itu dwitunggal, bagaikan matahari dan sinarnya, madu dan manisnya, tak terpisahkan. Loro-loro ning atunggal.
Maka itu, keraton Wisnu dan Aji Saka itu di Medang Kamulan, yang maksudnya dimula-mula kehidupan. Kalau dicermati, intinya adalah kawruh ngelmu sejati tentang kehidupan manusia di dunia, sejak masih gaib hingga terlahir di dunia, supaya hidup baik, sehingga kembalinya nanti menjadi gaib lagi, perjalanannya sempurna.
Singkat cerita, perjalanan ke tanah Jawa dipimpin oleh Aji Saka dengan jumlah warga yang lebih besar, 80 ribu atau 8 laksa, disebar di berbagai pelosok pulau. Sejak itulah, kehidupan di tanah Jawa Dwipa yang disebut masyarakat Kabuyutan telah ada sejak 10.000 SM, tetapi mulai agak ramai sejak 3.000 SM.
Sesudah kedatangan pengaruh Hindu, muncul kerajaan pertama di Jawa yang lokasinya di Gunung Gede, Merak. Rajanya Prabu Dewowarman atau Dewo Eso, yang bergelar Sang Hyang Prabu Wismudewo. Raja ini memperkuat tahtanya dengan mengawini Puteri Begawan Jawa yang paling terkenal, yakni Begawan Lembu Suro atau Kesowosidi di Padepokan Garbo Pitu (penguasa 7 lapis alam gaib) yang terletak di Dieng atau Adi Hyang (jiwa yang sempurna), juga disebut Bumi Samboro (tanah yang menjulang tinggi). Puterinya bernama Padmowati atau Dewi Pertiwi.
Dari perkawinan campuran itu, lahirlah Raden Joko Pakukuhan, yang kelak di kemudian hari menggantikan tahta ayahnya di kerajaan Jawa Dwipa atau Keraton Purwosarito, dan bergelar Sang Prabu Sri Maha Panggung. Lalu keraton dipindah lokasinya ke Medang Kamulan.
Penggantinya adalah putranya Prabu Palindriyo. Dari perkawinannya dengan puteri Patih Purnawarman, Dewi Sinto, lahir Raden Radite yang setelah bertahta dan bergelar Prabu Watuguung. Dia memerintah selama 28 tahun. Pemerintahannya mempunyai pengaruh kuat di Jawa Barat. Adalah kakaknya, Prabu Purnawarman yang membuat Prasasti Tugu, sebelah timur Tanjung Priuk dalam pembuatan saluran Kali Gomati, Prasasti Batu Tulis di Ciampea, Bogor.
Untuk menguasai Jawa Timur, Prabu Watugunung mengawini puteri Begawan Kondang, yaitu Dewi Soma dan Dewi Tumpak. Dia juga mengawini Ratu Negeri Taruma yang bernama Dewi Sitowoko.
Dalam pemerintahannya terjadi perebutan tahta dengan Dewi Sri Yuwati, saudara lain ibu (Dewi Landep). Dewi Sri Yuwati dibantu adiknya lain ibu, Joko Sadono (putera Dewi Soma). Akhirnya Prabu Watugunung berhasil dikalahkan, dan Joko Sadono menggantikan tahtanya dengan gelar Prabu Wisnupati, permaisurinya Dewi Sri. Kakak Dewi Sri diangkat sebagai raja Taruma, bergelar Prabu Brahma Raja.

Sumber: http://mystys.wordpress.com

Better Confidence, Better Temperament Control

PERCAYA DIRI BERARTI KONTROL TEMPERAMEN YANG LEBIH BAIK
By : adhari purnawan
Di dalam ilmu sosial, ada istilah ‘hukum korespondensi’, yang mengatakan bahwa ‘dunia luar’ di luar diri Anda, adalah sebuah cermin sempurna dari ‘dunia dalam’ di dalam diri Anda.

Percaya diri Anda harus dimulai dari dalam. Dan jika Anda berhasil memperbaiki kualitas ‘dunia dalam’ Anda, maka ‘dunia luar’ akan mengikutinya.

Jika Anda sukses dengan berhasil meraih percaya diri, maka kesuksesan juga akan terjadi pada ‘dunia luar’ Anda. Jika Anda berhasil meraih percaya diri, maka Anda berpeluang besar untuk meraih keberhasilan dalam kehidupan diri pribadi, kehidupan sosial, kehidupan pendidikan, dunia karir dan dunia bisnis Anda.

Keberhasilan meraih percaya diri, berarti keberhasilan meraih kontrol terhadap temperamen pribadi. Itu berarti, Anda juga punya peluang besar untuk mengontrol temperamen ‘dunia luar’ Anda.

Ingat ini:

- Indahnya bulan ada di hati Anda;
- Pemandangan langit dan lautan luas beserta bintang gemintang, ada di mata Anda. Batasannya pun, tergantung kualitas penglihatan Anda;
- Panasnya terik matahari dan api, ada di kulit Anda;
- Bau busuk dunia ini, adanya di hidung Anda;
- Pedasnya cabai dan panasnya merica, ada di lidah Anda;
- Dunia dan seisinya, ada di dalam diri Anda.

Jika Anda punya kontrol terhadap temperan diri, maka Anda pantas mengontrol temperamen dunia dan seisinya. Ramah atau tidaknya dunia ini pada Anda, Anda sendiri yang menentukannya.

Dan untuk mencapainya, mulailah dengan mempercayai diri Anda sendiri. Tuhan telah menciptakan Anda dengan sempurna, dan Ia menginginkan Anda mempercayai hal itu.

PERCAYA DIRI BERARTI MAMPU MENGHAMBAT UPAYA SABOTASE DIRI

Percayalah bahwa setiap hambatan, hampir bisa dipastikan datang dari dalam diri sendiri. Setiap hambatan akan men-sabotase dengan mencegah diri Anda dari mengambil tindakan.

Tindakan adalah segala aktivitas yang membuat hidup Anda menjadi lebih baik. Resep keberhasilan adalah tindakan, dan untuk bisa bertindak, Anda perlu percaya diri.

PERCAYA DIRI BERARTI HIDUP SISTEMATIS

Sistematis berarti efisien dan efektif. Dengan percaya diri, Anda akan bertindak. Dan bertindak atas dasar percaya diri, akan membuat Anda mampu mengambil keputusan dan menentukan pilihan. Dengan kemampuan itu, tindakan Anda akan tepat, akurat, efisien dan efektif.

PERCAYA DIRI BERARTI PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR

Hidup Anda adalah sekolah Anda. Cara belajar Anda mengikuti dua pola, yaitu shaping alias pembentukan dan modelling alias teladan. Percaya diri akan membuat Anda menjadi orang yang lebih mampu dalam melakukan self development, pengembangan dan perbaikan, dan lebih mampu dalam mengambil suri tauladan serta melakukan berbagai inovasi sebagai kelanjutannya.

PERCAYA DIRI BERARTI YAKIN AKAN FUNGSI DIRI

Dengan percaya diri, Anda akan lebih yakin bahwa keseluruhan diri Anda akan berfungsi dengan baik. Dengan percaya diri Anda akan mampu mendorong diri Anda untuk total, maksimal dan optimal. Dengan semua itu, Anda akan mencapai kemandirian dan kemerdekaan.

PERCAYA DIRI BERARTI FOKUS PADA DUNIA LUAR

Tidak percaya diri disebabkan oleh kesibukan dalam mengkhawatirkan diri sendiri. Dengan percaya diri, Anda akan disibukkan oleh dunia luar. Dengan percaya diri Anda akan menjadi orang yang lebih melayani, lebih bermanfaat, dan lebih memberi nilai kepada dunia luar.

Dengan percaya diri Anda akan berorientasi keluar. Dengan percaya diri, Anda akan lebih berhasil dalam memimpin dan menjual.

PERCAYA DIRI BERARTI HIDUP YANG LEBIH NYAMAN DAN MENYENANGKAN

Dengan percaya diri Anda akan lebih menikmati diri sendiri, lebih menikmati dunia luar. Hidup Anda akan penuh dengan kegembiraan, dengan hanya sedikit kekhawatiran. Dunia Anda akan lebih nyaman dan menyenangkan. Dengan percaya diri, Anda bisa membuat ‘hidup lebih hidup’.

PERCAYA DIRI BERARTI PESAN POSITIF

Dengan percaya diri, Anda akan mengkomunikasikannya kepada dunia di luar Anda. Dengan percaya diri, Anda akan membuat orang lain menjadi percaya diri. Dengan percaya diri, Anda akan lebih meyakinkan. Percaya diri adalah pesan. Pesan yang amat penting untuk dikomunikasikan kepada orang yang terlibat dengan Anda. Dengan
percaya diri, sekali lagi Anda akan berhasil dalam memimpin dan menjual.

PERCAYA DIRI BERARTI PELUANG UNTUK MENUMBUHKAN KHARISMA

Dengan percaya diri, Anda berpeluang besar untuk menumbuhkan tingkat maksimal dari percaya diri, yaitu kharisma. Dengan percaya diri, Anda akan menciptakan jalan untuk menjadi orang yang selalu didengar kata dan perintahnya.

DARI MANA DATANGNYA PERCAYA DIRI?

Percaya diri datang dari kemampuan berkomunikasi secara verbal, dengan berbicara.
Dengan berbicara, Anda akan berbicara pada diri sendiri dan berbicara pada orang lain.

Berbicara kepada diri sendiri akan menjalankan proses manajemen diri. Andalah orang yang paling tahu harus mengatakan apa pada diri sendiri.

“Saya bisa” atau “Saya tidak bisa”.
“Saya akan berhasil” atau “Saya akan gagal”.
“Saya harus melakukan ini” atau “Saya memang menginginkan ini”.
“Saya yang menentukan” atau “Bukan Saya yang menentukan”.
“Saya yang memilih” atau “Orang lain yang memilih”.
“Terserah Saya” atau “Terserah orang lain”.

Berbicara kepada orang lain akan menjalankan proses manajemen diri orang lain.

“Anda harus begini atau harus begitu”.
“Saya meminta Anda melakukan ini atau itu”.
“Saya ingin hasilnya begini atau begitu”.
“Saya yang menentukan, bukan Anda yang menentukan”.
“Saya yang memerintah Anda yang mengikuti”.
“Saya yang menjual dan Anda yang membeli”.
“Jika Anda ingin berhasil, ikuti saran Saya”.

Group Band Russia Bernama “Indonesia”

INDONESIA Band Rock, Itulah nama grup band yang berasal dari RUSIA itu yang mengikuti aliran berjenis Rock, Nama Band itu serontak membuat saya terkejut mengapa nama negara saya ini di buat sebuah nama Band! Memang sih hal itu bisa membuat nama negara kita INDONESIA yang tercinta ini lebih familiar di dunia, terutama di negara Rusia itu sendiri. Saya tidak mengerti bagaimana mereka bisa mendapatkan ide nama itu, apakah mereka tidak tahu kalau itu adalah nama sebuah negara? Saya sendiri berharap mereka tahu kalau itu adalah sebuah nama negara. Lalu bagaimana mereka bisa mendapatkan ide untuk menamai grup band mereka “INDONESIA”? Apa mereka mendapatkan ide itu dari catatan sejarah negara Rusia, yang memang Rusia pernah mempunyai hubungan yang sangat manis dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mereka menuturkan bahwa grup itu dinamai Indonesia karena kata itu merupakan sebuah kata yang unik dan jarang di dengar oleh masyarakat seluruh dunia, Dan agar berbeda dengan nama grup band rock lainnya karena kebanyak nama grup band rock selalu di ambil dari unsur kekerasan. Saya sebagai warga negara Indonesia bingung unuk menanggapi keputusan grup band itu, apapun keputusan mereka saya harap grup band itu tidak mencemarkan nama baik “Indonesia” itu sendiri, bagaimanapun juga itu adalah sebuah nama negara Kesatuan Republik Indonesia yang berada di Benua Asia Tenggara, dan diapit oleh dua serta dua benua.

Bagaimana pendapat warga negara Indonesia? Mmmmmm…..berani-berani ya, belum tahu dia………

Sumber:planetdiponk.blogspot.com

Google Dork, Senjata Para Hacker

Dalam dunia hacker istilah Google Dork sering di jumpai. Google Dork adalah seni hacking yang memanfaatkan kehandalan atau kecanggihan sebuah mesin pencari (Search Engines) seperti Google. Bagi pemula penggunaan google memang sangat membantu dalam belajar hacking.Google sendiri sebenarnya juga jengkel yang memanfaatkan fasilitas mesin pencarianya untuk mencari kelemahan sebuah website. Hingga google menyebut Dork (bisa berarti malas) bagi orang yang melakukan hal itu.

Google Dorks bisa dikatakan sebagai pusat Hacking Google. Banyak hacker menggunakan google untuk mencari halaman web yang rentan dan kemudian menggunakan kerentanan itu untuk melakukan hacking. Jadi hacker tersebut tidak menentukan website target, tetapi hanya mencari website yang mempunyai kerentanan dalam pengamanannya.

Sebenarnya google tidak mempunyai tujuan untuk membeberkan kelemahan sebuah website. Tetapi tidak lebih dari mempermudah user dalam mencari informasi yang tersebar di dunia maya. Banyak pencarian yang terkadang yang tidak sesuai dengan keyword yang kita tulis, hal ini di sebabkan karena keyword yang di tulis pada google tidak sesuai dengan keyword yang terdaftar. Sehingga untuk mempermudahnya Google menyediakan fasilitas, untuk mempermudah suatu pencarian, bahkan kita bisa melakukan hacking untuk melihat suatu passoword dan account yang terindex oleh google.

Berikut beberapa tipe dork :

1. untuk mencari judul/title pada suatu web

- intitle
- allinitle

2. mencari string yang terdapat pada url

- inurl
- allinurl

3. Mencari file yang lebih spesifik

- filetype

4. Mencari suatu nilai string dalam suatu website

- allintext

5. Mencari pada suatu website tertentu

- site

6. Mencari website yang mempunyai link pada web di pilih

- link

Beberapa kode tambahan dalam pencarian akan sangat membantu, agar pencarian anda semakin fokus. Jadi sebenarnya kita hanya akan memfokuskan pencarian dalam sistem database google itu sendiri. Beberapa contoh penggunaan Google Dork untuk tujuan mencari sebuah password dan username :

inurl:password.log
intitle:”index of” password.txt site:my
intitle:index of” admin.mdb
intitle:”index of” member.mdb
intitle:”phpmyadmin” “running on localhost”

Dari situlah beberapa hacker sedikit modifikasi dalam pencaraian kerentanan sistem website. Dan list Dork yang beredar pun jumlahnya cukup banyak. Samapai sekarang Dork yang ditampilakan pun bervariasi, mulai dari website berbasis Joomla, PHP, SQL, ASP, RF1 dan LF1. Dengan begitu banyak hacker menggunakan google untuk mencari halaman web yang rentan dan kemudian menggunakan kerentanan untuk hacking.

Contoh Dorks :

1. Direktori CGI mengandung script yang sering dapat dieksploitasi oleh penyerang. “index pf sgi-bin” dengan cara ini anda akan menemukan direktori CGI banyak beberapa dari mereka yang mungkin rentan.
2. Google Dork lain yang terkenal adalah Dork PhpMyAdmin. PhpMyAdmin adalah webfronted widly menyebar digunakan untuk mantain database aql. Mekanisme keamanan default adalah menyerahkannya ke admin website untuk menempatkan file. Htaccess di direktori aplikasi.

Mungkin hanya sepintas itu yang saya berani ungkapkan kepada anda tentang Google Dork. Silahkan jika ingin belajar lakukan lah beberapa modifikasi tambahan dan jangan lupa mainkan logika anda. Bagi admin website sebaiknya anda berhati-hati jika tidak ingin website anda di buat bahan percobaan oleh para hacker pemula. Terima Kasih Semoga Bermanfaat

Sumber:planetdiponk.blogspot.com

Halaman Berikutnya »